Pomkahompa

Month

June 2013

1 post

Apple

image

dia suka apel merah, saya suka apel hijau, kita sama sama suka apel

2010:

Satu gigitan apel di genggaman tangan kiri nan mungil itu, saya perhatikan wajahnya nampak begitu serius membaca buku. Disebelahnya, tepat saya duduk ada sebuah kursi kayu yang berornamen bunga teratai, pukul 13.20 setiap kali barisan gigi kecilnya nampak jelas saat tertawa, dia begitu manis bagi saya.

Hampir setiap hari saya memperhatikan dia, ada potongan-potongan hal sederhana padanya yang amat menarik perhatian saya, mulai dari kesukaannya pada apel merah, sweater putih yang ia pakai, sampai sepatu nike hitam bergaris putih, dan jam tangan di pergelangan tangan kirinya, begitu menarik.

Pukul 14.00, saya merogoh sesuatu didalam tas kecil yang saya bawa mengeluarkan sepotong buah apel hijau kecil yang nampak segar, ia melihat ke arah saya sambil tersenyum, memperhatikan tiap gigit apel hijau yang saya makan:

“tidak banyak orang yang suka apel hijau, terutama cewek loh” katanya

“ya saya tahu, tapi rasanya unik, itulah saya suka” jawab saya seadanya

“kamu lucu, pribadi yang antimainstream ya?”

“eh bukan begitu, saya memang suka apel hijau, bukan karena antimainstream tau” balas saya

“benarkah? apa enaknya apel hijau ?” ia mengernyitkan dahi

“tidak banyak yang suka memang, rasanya tidak begitu menarik bagi kebanyakan orang, saya menyukai apel hijau mungkin sama seperti kamu yang suka apel merah”

“tapi apel merah rasanya enak” balasnya

“tapi apel hujau juga begitu bagi saya” saya mulai meruncingkan bibir pertanda tidak suka jika kami berdebat

“kamu suka apel hijau, saya suka apel merah, yang penting sama-sama apel” katanya sesambil tertawa manis

“ya benar! yang penting sama-sama apel” timpal saya

“kamu lucu” katanya lalu melanjutkan melahap apel merah kedua ditangan kirinya.

:: cara setiap orang memandang segala hal mungkin saja berbeda tapi itulah yang bisa saja membuat kita menarik di mata orang lain, seperti apel merah dan apel hijau di siang hari itu.

Jun 3, 2013

May 2013

14 posts

Hujan

“kenapa kamu suka hujan? bukankah hujan itu menyebalkan?”


“kenapa kamu suka hujan?” sudah tiga kali berturut turut ia menanyakan hal ini, seakan penasaran kenapa sampai saat ini saya selalu terlihat gembira hujan turun di sini, di kota yang bisa dibilang cukup gersang, tapi saya tetap tidak menjawab pertanyaannya, saya hanya memberinya senyum.

hari itu langit sedang mendung-mendungnya, lalu turun gerimis dan sedikit petir yang menyambar dari kanvas biru langit, saya meraih tangannya, membuka telapak tangannya lalu menengadahkan tangan itu ke rintik hujan yang turun.

“tidak kamu rasakan bagaimana rasanya?” tanya saya.

“hanya basah, dan dingin, itu saja” jawabnya sambil tersenyum. 

“kamu tahu, tiap rintik hujan yang jatuh telah melewati masa kejatuhan yang amat tinggi, bahkan molekul di dalamnya berubah ubah sepersekian detik, lalu jatuh ke bumi dengan hempasan maha kuat. tidak kamu tahu begitu mengagumkan hujan itu?”

“tapi hujan itu menyebalkan Ty, dia bahkan sering menjebak orang-orang di tengah kemacetan, di dingin malam, bahkan disuasana paling kritis” katanya mencoba menyangkal.

“itu bukan sebab hujan, setiap orang bisa saja berada pada posisi yang tidak diinginkan, bahkan saat hujan.. mereka hanya menyalahkan keadaan, padahal tidak demikian”

“apa hanya karena itu?” ia mencoba menggali keingintahuan lebih jauh.

“hujan punya cara untuk membangkitkan memori, entah itu memori bahagia, atau paling sedih sekalipun, hujan punya semacam kaset yang memutar semua kenangan berulang kali”

“aku tidak suka hujan Ty, tak ada pula kenangan yang harus ku ingat” kata-katanya lebih terdengar semacam curhat colongan :)

“seberapa banyak pun orang yang tidak menyukainya, hujan akan tetap turun, tidak peduli siap atau tidak, tidak peduli dibutuhkan atau tidak, hujan tetaplah seperti itu, dan saya selalu suka” timpalku

“ah aku selalu kalah kalo ngomong sama kamu Ty, iya deh udah aku nyerah” tawa kecilnya membuyar.

“bagus kalo begitu, setidaknya setelah ini kamu tidak akan bertanya kenapa saya masih suka hujan lagi kan? :)”

“iyaaaaaa ratunya hujan, iya ga mau tanya lagi”

***

teman yang satu itu memang begitu, selalu ingin tahu hal-hal yang membuatnya penasaran, bertanya sampai ia cukup lelah mendengar jawaban. tapi dia adalah satu dari banyak yang bertanya hal yang sama “ty, kenapa kamu suka hujan?” sudah saya jawab ya kali ini :D

pict from pinterest

May 31, 2013
May 24, 201367 notes
May 20, 2013
“Dalam 365 hari itu aku menyisakan 1 hari untuk mengingat, lalu 364 hari yang lain aku gunakan untuk melupakan..” — @tyamazn
May 20, 2013
“Jika sudah sampai di depan pintu kekhawatiran akan masa depan, kau boleh menoleh masa lalu, bukan untuk kembali, tapi untuk sekedar berterima kasih.” — @tyamazn
May 20, 2013
“Mulanya aku mengenal senyum, lalu tawa dan berakhir mengenal luka, terima kasih kamu yang nyatanya hanya sebatas ‘tiada’” — @tyamazn
May 20, 2013
“you are only a memory; a book i love to read repeatedly.” — @hurufkecil
May 14, 2013
May 9, 201311 notes

Beberapa hal yang sukar untuk saya terima adalah bagaimana orang lain harus menerima saya sebagai “bukan diri saya”. Sejujurnya ada banyak hal yang menumpuk dan berjejal di pikiran saya meluap untuk dituangkan dalam tulisan, setiap hari, setiap ada waktu luang. Saya mungkin tipe pemikir yang ekstrimis bagi sebagian orang, tapi tidak untuk sahabat sahabat saya, ya memang begitulah adanya.. lebih baik menjadi yang sukar disukai namun tetap nyata adanya daripada harus menjadi orang lain yang bahkan tidak kau kenali kan ?

sejauh ini saya menyukai segala hal dalam hidup saya mulai dari buku, film, musik, komik, perpustakaan, hujan, bahkan hal hal aneh lain yang dengan tidak sengaja malah saya sukai. Saya bisa menghabiskan seluruh waktu untuk berdiam diri di kamar seharian, mereka pikir saya introvert. Namun saya bisa juga meledak ledak penuh semangat di suatu kelompok, mereka bilang itu extrovert. Bahkan salah satu sahabat pernah bilang mungkin saya ini punya 2 kepribadian, satu sisi saya mencintai dunia saya yang sunyi namun di sisi lain saya menyukai keramaian dan lupa bahwa kemarin atau malam harinya saya menjadi kembali diam dan berkutit dengan hal hal yang sama berulang kali.

Tahukah semasa saya masih kecil dulu saya penggila dongeng, namun disaat yang sama saya malah menyukai pelajaran biologi (membaca salah satu buku pelajaran kakak saya yang saat itu masih SMA), saya bisa menyukai hal itu dalam waktu yang sama, padahal umur tidak lebih dari 7 tahun, “apa yang anak kecil pikir tentang biologi?” pikir ibu saya. Lalu saya bicara tentang pertumbuhan janin dalam rahim perempuan, ibu memeluk tubuh saya dan bilang “kamu anak ibu yang manis”.

Hal yang paling saya suka adalah bertemu orang-orang baru, mengenal mereka satu persatu, memahami apa yang mereka pikir, menelusur jauh ke dalam dunia imajinasi mereka yang mengagumkan, ya saya sangat suka. Saya kagum kepada orang-orang yang nampak sederhana namun punya pemikiran yang amat dalam dan berbeda dari kebanyakan, saya suka mereka yang sejatinya punya banyak kekurangan namun bisa memeluk dan merangkul sekeliling mereka dengan hati yang indah.

Begitulah.. beberapa hal dalam hidup saya dan kepribadian saya yang nampak janggal, tapi saya menyukai itu semua, sangat suka.. karena tidak ada hal yang lebih indah selain menjadi dirimu sendiri bagaimana pun dunia memandangmu berbeda..

- Nur Santy Amalia . Z (dalam catatan waktu luang di suatu kafe..)

May 5, 2013

image

it’s rainy day, I throw away my umbrella ..

pict : favim

May 5, 2013

pict : weheartit

May 5, 2013
“Mari bersepakat untuk sama sama berlari, tidak dengan tujuan yang sama (lagi) tentunya.” — @tyamazn
May 5, 2013
“Sebab penyebab tawamu kelak adalah masa depan, bukan masa lalu.” — @tyamazn
May 5, 2013
“Ada hal hal yang baiknya tak usah kau jamah, jika terlalu menyakitkan.. lepaskanlah..” — @tyamazn
May 5, 20131 note

April 2013

6 posts

Apr 18, 201355,411 notes
Apr 6, 2013
“Ada kupu-kupu yang hidup didalam tubuhku, kerap kali ia terbang disekeliling perut menggelitik tiap kita satu tatap mata, kupu-kupu itu begitu nakal ia tak berhenti memutar mutar perutku.. suatu ketika saat tatapmu tak kutemukan lagi.. kupu-kupu itu mati, aku menelannya hidup-hidup.” — @tyamazn
Apr 3, 2013
“Aku tidak pernah menyimpan dendam, Aku percaya Tuhan punya caranya sendiri untuk membuat kau lebih paham..” — @tyamazn
Apr 3, 2013
“Kadang yang kau sebut “satu-satunya” tidak benar benar “satu” — @tyamazn
Apr 3, 2013
Next page →
2012 2013
  • January 6
  • February 6
  • March 2
  • April 6
  • May 14
  • June 1
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2011 2012 2013
  • January 42
  • February 3
  • March 17
  • April 24
  • May 40
  • June 16
  • July 20
  • August 16
  • September 26
  • October 18
  • November 12
  • December 6
2011 2012
  • January
  • February
  • March 1
  • April
  • May 16
  • June 3
  • July 27
  • August 4
  • September 9
  • October 17
  • November
  • December 2